Kejari Lumajang Musnahkan BB Tertinggi

  • Whatsapp

LUMAJANG, Selasa (22/7/2019) suaraindonesia-news.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lumajang memusnahkan Barang Bukti (BB) dari sejumlah kasus kejahatan yang sudah berkekuatan hukum tetap, dari pelanggaran Undang-Undang Kedaruratan yang menduduki peringkat tertinggi jumlah BB nya.

Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Lumajang, Muhammad Kandi saat diwawancarai sejumlah wartawan, ketika usai tasyakuran peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 50, Selasa (22/7) siang.

Read More

“Pemusnahan ini terkumpul semenjak setengah tahun, saya menjabat disini,” kata Kajari Lumajang.

Namun, kata Kandi, BB yang sebelumnya, juga sudah dimusnahkan.

“Memang kasus yang terbanyak itu dari kejahatan yang melanggar UU darurat, dan selanjutnya adalah melanggar UU kesehatan. BB dari aksi begal yang menduduki rangking pertama dengan sajamnya, kemudian disusul dengan narkoba dan pil koplo,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, saat dimintai keterangan berdampingan dengan Kajari Lumajang, menyampaikan jika sinergitas dari aparat pemegak hukum sudah terjalin sangat baik sekali.

“Ini terbukti dengan adanya langkah kongkrit, kami apresiasi pihak Kejaksaan dan Kepolisian dalam hal menegakan hukm di wilayah Kabupaten Lumajang,” jelasnya.

Selain itu, kata Cak Thoriq, panggilan akrabnya, bahwa untuk menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Lumajang, dibutuhkan peran serta masyarakat dengan pihak aparat keamanan.

“Polisi bertugas menindak dan
Kejaksaan bertugas menuntut yang setinggi tingginya,” ungkap politisi dari PKB ini.

Kedepan, Bupati Lumajang berharap, agar semua anak muda bisa mempunyai kreatifitas, agar dapat memiliki pekerjaan tanpa harus mencari lapangan pekerjaan.

“Hal ini nanti yang dapat mengurangi angka kriminalitas di Kabupaten Lumajang,” pungkasnya.(Fd)