SMK Kesehatan Mulia Husada Sumenep Buka Program Plus Tahfidzul Quran

  • Whatsapp
Karyawan SMK Kesehatan Mulia Husada Sumenep.

SUMENEP – Kamis (5/12/2019), portalpublik.id- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Mulia Husada Sumenep, membuka progam unggulan baru dalam mendidik siswa, berupa program Plus Tahfidzul Quran.

Sebagai langkah ujicoba, program unggulan tersebut telah diterapkan sekolah di bawah asuhan Sahrul Ardiansyah selama tahun pelajaran 2018/2019, sehinga sebagai tindak lanjut keseriusan, tahun ini dibuka dalam kelas program keahlian Farmasi plus dan keahlian keperawatan Plus Tahfidzul Quran.

Kepala sekolah SMK Kesehatan Mulia Husada Sumenep Sahrul Ardiansyah menjelaskan, bagi peserta didik yang diterima di program Tahfidzul Quran Plus wajib menghafalkan satu ayat per hari.

”Tahun pelajaran baru ini, kami membuka 2 rombel program unggulan tahfidzul Quran. Khusus untuk yang program Tahfidzul Quran Plus nantinya wajib menghafalkan minimum 5 juz selama tiga tahun,” ungkapnya.

Sahrul biasa ia dikenal menuturkan, dengan program unggulan tersebut diharapkan bisa mendidik generasi hafidz/hafidzah yang tidak hanya hafal Alquran tapi juga memiliki keimanan yang kuat, karena karakter yang baik itu ada pada diri siswa yang memiliki iman kuat.

“Melalui program ini, mereka (siswa program unggulan baru,red) juga akan menjalani pendidikan dengan didampingi para hafidz/hafidzah berpengalaman. Selain itu, dalam kesehariannya mereka juga dituntut mengamalkan apa yang mereka hafalkan,” tegasnya.

Terkait jadwal rutin setiap harinya, anak-anak menghafal Al-Quran dengan membentuk kelompok belajar (halaqoh) selama 1,5 jam setiap pagi. Kemudian mengikuti jam pelajaran biasa di sekolah dengan diawali Salat Dhuha, doa bersama, dan mengikuti pelajaran sesuai jadwal yang ditetapkan.

Disamping itu, SMK Kesehatan Mulia Husada menjadikan generasi unggul sebagai hal penting dalam lingkup pendidikan. Namun, hal itu juga harus selaras dengan budi pekerti peserta didik.

“Untuk itu, SMK Kesehatan Mulia Husada menerapkan pendidikan agama dan ilmu pengetahuan teknologi secara Islami,” imbuhnya.

Ketua Yayasan Amukti Muksa cendekia Ruly Kurniadi sebagai pemberi naungan  kepada SMK Kesehatan Mulia Husada menyampaikan, sesuai visi misi yang diangkat, yaitu menjadikan SMK Kesehatan Mulia Husada unggul yang berakhlaqul karimah. Melalui pendidikan yang diterapkan tersebut, terbukti banyak prestasi yang ditorehkan.

Untuk itu, demi mencetak generasi dan lulusan unggul dan berakhlaqul karimah, pihak SMK Kesehatan Mulia Husada juga membuka pendaftaran peserta didik baru di tahun pelajaran baru 2020/2021.

“Ada kuota sekitar 70 siswa untuk 2 kelas. Meliputi 1 kelas program keahlian Farmasi Plus Tahfidzul Quran dan keahlian keperawatan Plus Tahfidzul Quran,” sebutnya. [wd/jez]