1 Hari Laksanakan KBM Tatap Muka SMP Negeri di Sumenep Dihentikan

  • Whatsapp
Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim

Sumenep, portalpublik.id – Setelah sehari melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka, SMP Negeri 2 Sumenep harus kembali melakukan secara daring atau jarak jauh.

Dihentikannya KBM tatap muka dilakukan Pemerintah Daerah karena ada salah seorang guru di sekolah tersebut diduga terinfeksi virus corona.

Read More

Bupati Kabupaten Sumenep Busyro Karim saat dikonfirmasi membenarkan keputusan dimaksud. Pihaknya mengambil sikap karena khawatir terjadinya penularan.

“Kita tutup kegiatan sekolahnya karena ada gurunya yang positif. Kita khawatir itu menyebar kemana-mana,” kata Busyro Karim, Rabu (2/9/2020).

Ditegaskan, Pemerintah Daerah tidak mau mengambil resiko dalam kasus Covid-19. Semua harus paham dan terlibat aktif dalam memutus mata rantai penyebaran.

“Semua kan ingin sehat. Semua harus sehat. Jadi kita tutup dulu itu sudah dilakukan,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Carto mengaku, penutupan SMP Negeri 2 Sumenep dilakukan selama dua minggu atau sampai satu bulan.

“Kita hentikan dulu jangan lakukan pembelajaran dulu. Tapi informasi terakhir yang kami terima guru itu sudah sembuh katanya atau sudah negatif,” kata Carto.

Untuk sekolah lain, khususnya jenjang SMP, Dinas Pendidikan tetap memberik izin melaksanakan KBM tatap muka namun dengan ketentuan dan wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat, (Yd/Hem/Fa).