220 Orang Akan Dapat Pelatihan Linting Rokok dari DPMPTSP Naker Pamekasan

  • Whatsapp
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker) Pamekasan, Supriyanto

Pamekasan, portalpublik.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur akan melatih keterampilan linting rokok bagi 220 orang.

Program pelatihan linting rokok tersebut, disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker) Pamekasan, Supriyanto. Nantinya sebayak 220 orang yang akan memberikan pelatihan melinting rokok sebagai upaya peningkatan profesional kerja.

Bacaan Lainnya

“Pelatihan itu nantinya akan menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021. Rencana pelatihan ini digagas sebagai upaya meningkatkan profesionalitas kerja,” kata Supriyanto, Jumat  (25/06/2021). 

Rencana program tersebut nantinya dilaksanakan secara berkala dari 11 paket di bagi menjadi 20 orang, dengan masa pelatihannya 10 hari, jadi totalnya 220 orang peserta dari beberapa wilayah di Pamekasan.

Selanjutnya Supriyanto menerangkan, nantinya dalam pelaksanaan pelatihan linting rokok, akan digelar di berbagai perusahaan rokok yang sudah legal.

“Peserta yang akan mengikuti pelatihan tersebut nanti bisa menghubungi langsung dari fasilitator yang sudah disiapkan dari Perusahaan Rokok (PR ) yang sudah ditentukan,” tambahnya.

Peserta yang sudah mengikuti pelatihan akan mendapatkan fasilitas berupa sertifikat, surat izin usaha berbentuk Online Single Submission (OSS). 

Pihaknya berharap, Semoga nantinya para buruh di wilayah Pamekasan, sehingga para peserta tersebut nantinya juga bisa meningkat keterampilan yang bagus untuk kemajuan Pamekasan kedepannya.

“Total DBHCHT 2021 yang diterima instansinya sebesar Rp 839 juta. Semoga anggarannya cepat cair, sehingga program ini cepat terlaksana,” jelasnya. 

“Selama mengikuti pelatihan kita sediakan , uang transport, bahkan jaminan pekerjaan di perusahaan rokok legal yang berada di Pamekasan. Peserta yang sudah terlatih bisa memiliki skill dalam reproduksi rokok dari masing-masing PR sehingga bisa lebih lagi profesional dalam bekerja,” ucap Supriyanto (Adv/Efita/Yd)