Baznas Sumenep Optimalkan Pengumpulan Zakat

  • Whatsapp
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) saat melaksanakan Rapat Kerja Daerah di Hotel Utami Sumenep.

Sumenep, portalpublik.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, melakukan rapat kerja daerah (Rakerda) tahun 2020, Rabu, (18/11/2020).

Rakerda yang ditempatkan di Hotel Utami Sumenep ini, dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi, dengan dihadiri Forkopimda, pimpinan OPD, Camat beserta Badan Usaha Milik daerah (BUMD).

Read More

“Raker ini diharapkan bukan sekedar kegiatan seremonial, tetapi bagaimana bisa membuat program terobosan yang konstruktif bagi pengembangan Baznas Sumenep serta ada aksi-aksi nyata dalam pengelolaan zakat infak dan shodaqoh di masa mendatang,” kata Edy Rasiyadi dalam sambutannya mewakili Bupati Busyro Karim, Rabu (18/11/2020).

Menurutnya, sampai sekarang pengelolaan zakat, infaq dan shodaqah di Kabupaten Sumenep masih rendah jika dibandingkan dengan potensi yang bisa digali.

“Potensi zakat ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep berdasarkan belanja pegawai tahun 2020 dengan jumlah pegawai sekitar 11.072 orang mencapai sekitar Rp. 1.032 triliun, namun sampai saat ini masih belum tergali secara maksimal,” sebutnya.

Berdasarkan realisasi pengumpulan zakat oleh Baznas Kabupaten Sumenep pada tahun 2019 telah dikumpulkan pada kisaran Rp 459 juta, sedangkan tahun 2020 sampai dengan saat ini berjumlah Rp 726 juta lebih.

Sementara Ketua Baznas Kabupaten Sumenep Moh. Jazuli mengatakan, rakerda ini sebagai bagian dari evaluasi. Tujuannya meningkatkan pengumpulan dana yang sumbernya dari berbagai sektor.

“Kita program banyak, sementara dana yang terkumpul belum mencukupi, kita sudah melakukan sejumlah terobosan dengan mengajukan dan sharing ke Baznas Provinsi dan Pusat. Alhamdulillah kita dapat kerjasama penyaluran dana,” ucap Moh. Jazuli.

Ia menambahkan, terdapat sejumlah inovasi kerja yang akan terus dikebangkan guna membantu masyarakat. Baznas juga mempersiapkan program tahun mendatang.

“Lewat raker ini, kita evaluasi program yang sudah berjalan, kemudian proyeksi program tahun 2021 di bidang kemanusiaan dan pendidikan,” ungkap Moh. Jazuli, (Yd/Hem/Fa).