Bea Cukai Madura Berikan Edukasi Warga Kelurahan Laden Bedakan Pita Cukai Ilegal dan Legal

  • Whatsapp
Edukasi Warga Kelurahan Laden Bedakan Pita Cukai Ilegal dan Legal

Pamekasan, portalpublik.id – Warga Keluharan Laden, Kecamatan Kota Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur mendapatkan sosialisasi dalam membedakan pita cukai rokok ilegal dan legal.

Sosialisasi dilakukan Bea Cukai Madura di Kantor Kelurahan Laden, yang di hadiri sejumlah perangkat kelurahan, TNI/Polri, Forkopimcam dan masyarakat 7 Keluarahan di Kota Pamekasan, Kamis (16/9/2021).

Bacaan Lainnya

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Madura, Trisilo Asih Setiawan mengatakan, pembangunan KIHT di Tlanakan Pamekasan sangat penting, pasalnya sebagai sentra penghasil tembakau. Karena 60 pabrik produsen rokok ada di Kabupaten Pamekasan.

“Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan pelaku usaha industri rokok apabila bergabung dengan KIHT. Diantaranya yakni adanya pelintingan bersama, disediakan mesin linting yang bisa dipakai bersama dan lengkap terintegrasi dengan laboratorium,” kata Trisilo Asih Setiawan.

Menurutnya, dengan adanya pembangunan KIHT semua para pengusaha rokok bisa dipermudah dan lebih leluasa di bidang perizinan. Pasalnya di KIHT luasan tidak menjadi persoalan.

“Jika bergabung dengan KHIT, nanti tidak ada aturan luas pabrik rokok. Kalau pabrik rokok yang mengajukan izin itu minimal luasnya 200 M2, tapi kalau gabung di KIHT itu tidak dipersoalkan lagi,” pungaksnya.

Ditempat yang sama Kepala DPMD Pamekasan mengatakan, sosialisasi ini sebagai upaya preventif atau pencegahan dari pemerintah bukan sebagai penindakan, sehingga diharapkan semua bisa lebih paham dengan aturan dan manfaat cukai.

“Sosialisasi tentang cukai ini untuk memberikan pengetahuan pada masyarakat di bidang cukai, khususnya membedakan pita dan rokok resmi dan tidak reami,” kata Achmad Faisol.

Sementara salah seorang warga Baidawi mengaku sangat mendukung adanya sosialisasi edukasi ini yang menyangkut pemberantasan rokok ilegal di Pamekasan.

“Sosialisasi ini sangat bagus, bisa memberikan pemahaman tentang perbedaan pita cukai rokok ilegal serta realisasi DBHCHT yang di dapat dari tembakau untuk kesejahteraan masyarakat sendiri. Ini sangat membantu sekali kepada masyarakat. Apalagi peruntuhannya untuk kesehatan dan bantuan lainnya,” ungkap Baidawi. (Adv/Efita/Yd)