Bea Cukai Madura Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

  • Whatsapp
Pemusnahan rokok ilegal

Pamekasan, portalpublik.id  – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madura, melakukan pemusnahan barang kena cukai sekitar 5 juta batang rokok ilegal di TPA Angsanah, Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (29/10/2021).

KPPBC Tipe Madya Pabean C Madura memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan periode 12 Oktober 2020 sampai 30 Juni 2021 sebanyak 151 penindakan dengan jumlah 5.329.166 batang rokok ilegal senilai Rp. 5.441.330.680, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp. 2.382.410.330.

Bacaan Lainnya

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Madura, Yanuar Calliandra mengapresiasi kepada aparat penegak hukum, pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat atas kerjasama, dukungan, dan sinergi yang telah terjalin selama ini.

“Semoga ke depannya, kinerja KPPBC Tipe Madya Pabean C Madura semakin meningkat, baik dalam melakukan pengawasan produk hasil tembakau, maupun dalam memberikan layanan sepada seluruh pemangku kepentingan,” kata Yanuar Calliandra, Jumat (29/10/2021).

Barang bukti rokok ilegal ini hasil dari operasi pasar dan operasi gabungan, operasi kepatuhan dan patroli darat, serta pemetaan daerah-daerah yang rawan terhadap rokok ilegal. Terhadap barang hasil penindakan berupa rokok ilegal di wilayah Madura.

Ditambahkan, komitmen KPPBC TMP C Madura dalam memberantas rokok ilegal hingga ke akar-akarnya di pelosok. Melaui upaya represif, peningkatan pengawasan dilakukan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal khususnya rokok ilegal di wilayah Madura.

“Semua dilaksanakan berdasarkan Surat Persetujuan Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi nomor S-206/MK.6/KN.5/2021 tanggal 13 Oktober 2021 hal Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada KPPBC TMP C Madura,” tegasnya.

Yanuar Calliandra Kepala Bea Cukai Madura menambakan, Proses pemusnahan rokok ilegal dilakukan untuk menghilangkan wujud awal dan sifat hakiki barang dengan  cara ditimbun. Pasalnya, ro Bukok ilegal tersebut disatukan dalam satu lubang, dicampur dengan sampah dan air kemudian ditimbun dengan tanah. (Adv/Efita/Yd)