Berikan Nuansa Baru Hari Raya Idul Adha, Pemkab Sumenep Gelar Lomba Takbir Keliling

  • Whatsapp
Bupati Sumenep A. Busyro Karim Saat Melepas Peserta Lomba Takbir Keliling Didepan Rumah Dinasnya. Sabtu (10/08/2019) malam.

SUMENEP, portalpublik.id – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1440 H/2019 M, yang jatuh pada Minggu 11 Agustus 2019, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar lomba takbir keliling. Sabtu (10/8) malam.

Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun itu diikuti sebanyak 55 peserta, diantaranya dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebanyak 41, 11 dari Lembaga Pendidikan (LP), dan 3 dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang ada di Sumenep.

Read More

Sementara untuk rute, Start dari Rumah Dinas Bupati Sumenep, Jl. Cokro Aminoto, Jl. KH. Mansyur, Jl. Raung timur, Jl. Urip Sumoharja (Polres), Jl. Dr. Cipto (RSUD), Jl. Trunojoyo utara Hotel Utami, Jl. KH. Moh Hasyim (kebarat Hotel Wijaya) belok Kanan Jl. Diponegoro dan belok kanan Finish depan Masjid Agung Sumenep.

Hadir pada cara tersebut, Bupati Sumenep A. Busyro Karim, Sekdakab Edy Rasiyadi, Ketua DPRD Sumenep, Kapolres Sumenep, Dandim Sumenep, pimpinan OPD Sumenep, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Bupati Sumenep A. Busyro Karim, M. Si dalam sambutannya saat membuka acara menyampaikan, tujuan dilaksanakannya lomba takbir keliling tidak lain untuk memberikan nuansa baru dalam menyambut Hari Raya Idul Adha kepada masyarakat Sumenep.

“Tentu saja kegiatan ini demi menggelorakan takbir ditengah-tengah masyarakat ketika Idul Adha atau hari raya kurban, dan ini bagian dari metode kita untuk terus mendekatkan pada nilai-nilai agama, ajaran agama kepada masyarakat,” tutur Bupati, Sabtu (10/8).

“Hal ini juga sebagai bagian menjaga kearifan lokal, bagaimana potensi yang ada ditengah-tengah masyarakat bisa dikembangkan, agar masyarakat lebih baik,” imbuh suami Nur Fitriana ini.

Dalam kesempatan itupula mantan ketua DPRD Sumenep dua periode ini berharap takbir tidak hanya sampai disitu, diharapkan pula digelorakan dalam setiap kesempatan.

“Selama hari raya sampai hari tasyrik kita terus menggelorakan takbir, tidak cukup hanya malam ini,” tutupnya.(Za)