Bukber dan Silatarahmi Dengan Ormas Islam, Ini Harapan Bupati Baddrut Taman

  • Whatsapp
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Bersama Para Tokoh Masyarakat

Pamekasan, portalpublik.id – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur, mengelar silaturahmi dan buka puasa bersama dengan Ormas Islam dan Tokoh Masyarakat setempat.

Acara ini dilaksanakan di Mandhepah Agung Ronggosukowati Pamekasan tepatnya dipertengahan bulan Ramadhan dengan menerapkan protokol kesehatan, (27/04/2021).

Dalam sambutannya Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, berharap doa dan bimbingan kepada semua yang hadir agar Pamekasan menjadi lebih baik.

“ Doakan kami dalam bekerja agar lebih profesional dan semakin mendorong daya saing diseluruh tahapan-tahapan yang sedang dilaksanakan. Alhamdulillah kabupaten ini sudah mulai semakin diperhitungkan kiprah dan perannya dibeberapa event tertentu,” Katanya

Pada kesempatan itu pula, Baddrut Taman optimis karena tahun ini Kabupaten Pamekasan akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran tingkat Provinsi.

“Perkiraan yang akan hadir dalam MTQ tingkat provinsi itu sekitar 4 ribu orang dan membutuhkan sekitar 2 ribu kamar, sementara penyediaan hotel yang ada tidak sampai 500 kamar sehingga ada 1.500 kamar kekurangan kita. Namun strategi yang kita lakukan untuk mengatasi itu dengan menyewa rumah warga yang dibrafing dengan kampung MTQ,” ujarnya.

Selain itu orang nomor satu di Kabupaten Pamekasan itu juga menerangkan tentang sejumlah program prioritas yang sedang dijalankan; seperti dibidang pendidikan dengan bea siswa santri yang tahun ini ada 2 ribu orang yang akan dikirim ke pesantren termasuk kerjasama dengan beberapa sekolah kedinasan dan sejumlah universitas ternama untuk mencetak generasi muda Pamekasan yang cemerlang dimasa yang akan datang.

Sedangkan dibidang ekonomi, Ra Baddrut sapaan bupati Pamekasan meminta dukungan karena tahun ini pemkab akan membangan 20 titik Wamira (warung milik rakyat) yang isinya merupakan 70 persen produksi IKM hasil program pelatihan WUB.

Sementara diakhir sambutannya, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jatim ini memohon kepada para Ormas Islam agar ikut menjaga generasi muda untuk menjauh dari bahaya narkoba.

“Ayo kita bareng-bareng bergandengan tangan karena kalau generasi hancur maka kabupaten dan negara secara umum akan hancur dan terganggu oleh sumberdaya yang tidak produktif. Mari lindungi anak-anak kita dan berdoa mudah-mudahan tidak hanya cerdas dan berakhlaq yang bagus tetapi dilindungi dari narkoba karena generasi hebat itu syarat nya hanya 3, pertama siddiq, amanah fatonah, kedua berilmu dan inovatif ketiga cepat,” Pungkasnya, ( Adv/ Efita/Red).