Bupati Baddrut Tamam Blusukan Bagi Sembako dan Uang ke Warga Terdampak PPKM

  • Whatsapp
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat berbincang dengan salah seorang warga penerima bantuan.

Pamekasan, portalpublik.id – Dengan mengendarai motor roda tiga Bupati Kabupten Pamekasan, Jawa Timur, Baddrut Tamam menyisir rumah-rumah warga tidak mampu yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarajat atau PPKM untuk memberikan bantuan paket sembako dan uang, Minggu (1/8/2021).

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut mengendarai motor roda tiga dari Mandhapa Aghung Ronggosukowati menuju ke beberapa titik sasaran salah satunya Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan.

Bacaan Lainnya

Dalam penyaluran bantuan Bupati memilih jalur-jalur pelosok meski harus melewati jalan terjal berliku dan berbatu.

Pantauan portalpublik.id ditengah perjalanan orang nomor satu dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan ini langsung berhenti saat melihat rumah warga yang layak dibantu.

Tampa merasa risih, Mas Tamam langsung turun dari kendaraan untuk membagikan sembako serta uang untuk sebagian warga yang ditemui secara langsung.

“Saya memang rutin turun seperti ini, kadang saya malam-malam ke masyarakat tanpa sepengetahuan siapa-siapa,” kata Baddrut Tamam kepada awak media. Minggu (1/8/2021).

Bantuan paket sembako yang didistribusikan kepada masyarakat langsung ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sumenep saat Pemerintah Pusat menerapkan PPKM.

“Dalam kondisi sulit seperti sekarang, banyak orang sakit di sekitar kita, jadi sehat itu luar biasa,” tegasnya.

Manta anggota DPRD Jawa timur ini mengajak kepada masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas nikmat sehat yang telah Allah SWT berikan. Sebab, sehat merupakan nikmat Tuhan yang harus kita syukuri.

“Jika sudah berikhtiar maksimal, selebihnya kita pasrahkan kepada Allah SWT,” ajak Baddrut Tamam.

Tidak lupa Baddrut Tamam juga mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan cara memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas sebagai ikhtiar memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Bupati yang masuk dalam bursa figur layak memimpin Jawa Timur ini bukan kali ini saja melakukan blusukan dan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat. Ia kerap melakukan kegiatan serupa meski tanpa pengawalan petugas untuk memastikan kondisi masyarakatnya dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang. (Adv/Efita/Yd)