Bupati Pamekasan Wajibkan ASN Jalani Rapid Test

  • Whatsapp
Bupati Kabupaten Pamekasan, H. Baddrut Tamam, S. Psi

Pamekasan, portalpublik.id – Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Baddrut Tamam menginstruksikan agar semua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab wajib melakukan tes cepat (rapid test) sebagai bentuk deteksi dini penyebaran Covid-19.

“Langkah ini kami lakukan, sebagai upaya untuk meningkatkan kewaspadaan, disamping bentuk deteksi dini, kemungkinan adanya ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan ini yang terkonfirmasi terpapar COVID-19,” kata Badrut Tamam, Senin (4/1/2021).

Read More

Semua ASN wajib rapid test berdasarkan hasil rapat koordinasi tim Satgas COVID-19 di Pemprov Jatim, 30 persen penderita positif meninggal dunia karena lambat dalam penanganan medis.

“Sebab, menurut catatan Satgas Covid-19 dari unsur tenaga medis menyebutkan, bahwa 70 persen orang yang positif COVID-19 dan meninggal dunia karena punya komorbid,” paparnya.

Pihaknya telah meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan untuk mengatur jadwal pelaksanaan rapid test terhadap seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan.

“Agar bisa diketahui secara dini terpapar covid-19 atau tidak, karena sebelumnya para pejabat di lingkungan pemkab sudah terkonfirmasi positif terpapar COVID-19, diantaranya, (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Nurul Widiastutik, dan Direktur RSUD dr Slamet Martodirjo Pamekasan Farid Anwar,” Pungkasnya

Sementara itu, guna mencegah penyebaran COVID-19, tim Satgas COVID-19 di Pamekasan terus menggencarkan razia penegakan disiplin protokol kesehatan tiga kali sehari, seperti pusat perbelanjaan, cafe, rumah kos, hingga sosialisasi secara langsung ke rumah-rumah warga.

Data Satgas Covid-19 Pemkab Pamekasan, hingga 3 Januari 2021, jumlah terkonfirmasi positif sebanyak 794 orang, dengan rincian 544 orang sembuh, 185 orang diisolasi dan 80 orang lainnya meninggal dunia, (Efita Adv/Hem/Fa).