CSR PT. Garam Untuk Siapa?

  • Whatsapp
PT. Garam (Persero) di Desa Karang-Anyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.

Sumenep, (09/04/2020) portalpublik.id – Corporate Social Responsibility (CSR) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Garam kembali dipertanyakan. Pasalnya tanggung jawab sosial tersebut nyaris tidak memberikan dampak baik.

Peruntukan CSR PT. Garam dinilai tidak memberikan dampak baik bagi masyarakat sekitar, khususnya di Desa Karang-Anyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Lalu, CSR tersebut untuk siapa?.

Read More

“Kami segenap pemuda Desa Karang Anyar, tidak pernah tahu berapa Desa kami mendapat dana tanggung jawab sosial tersebut ” Kata Faisal Amir, salah seorang Pemuda Desa Karang Anyar.

Menurutnya, CSR PT. Garam patut dipertanyakan, karena memang tidak memberikan dampak secara sosial kepada masyarakat, termasuk masalah lingkungan yang sampai sekarang belum tuntas.

Meski diakui Faisal Amir, kebersihan lingkungan sepenuhnya tanggung jawab masyarakat, namun setidaknya PT. Garam sebagai perusahaan yang berproduksi garam diwilayah Desa Karang Anyar juga ikut bertanggung jawab.

” Kalau memang CSR itu ada, seharusnya permasalah lingkungan sudah selesai, dan kalau memang CSR itu bukan untuk lingkungan, lantas untuk apa ” tambahnya.

Menurut Faisal Amir, selama ini pemuda jarang dilibatkan bahkan nyaris tidak pernah diajak diskusi baik permasalahan lingkungan maupun lainnya. Mereka hanya melibatkan orang-orang tertentu, yang tidak jelas sumbangsihnya kepada Masyarakat.

Terpisah, Staf Humas PT l. Garam Sentot Wahyu Hidayat mengaku, setiap tahun perusahaan selalu memberikan CSR melalui program kemitraan bina lingkungan tidak hanya di Desa Karang Anyar, Pinggir Papas, melainkan hampir seluruh Indonesia.

Tambahnya, secara teknis ia mengaku tidak mengetahui mengenai besaran dana yang dikucurkan untuk Desa-desa.

“Maaf kami hanya bisa menjelaskan garis besar mengenai teknis kami tidak tahu karena bukan bidang kami ” kilahnya. (Hem/Fa)