Diduga Akibat Covid-19, Satu Keluarga di Sampang Meninggal Dunia

  • Whatsapp
Gambar Ilustrasi Jenazah.

Sampang, portalpublik.id – Satu keluarga di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur meninggal dunia diduga akibat terpapar virus Corona atau Covid-19.

Ironisnya, satu keluarga asal Kecamatan Kedungdung yang terdiri dari ayah, ibu dan anak tersebut meninggal dunia secara beruntun dengan waktu yang berdekatan.

Bacaan Lainnya

Kepala Puskesmas Kedungdung Zahruddin menyatakan, peristiwa meninggal beruntun berawal dari seorang ayah dengan inisial S mantan tenaga medis Puskesmas Kedungdung dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berat.

S meninggal pada 7 Juni 2020 lalu di RSUD dr. Muhammad Zyn Sampang. Dua hari berselang disusul istrinya yang juga berstatus PDP.

“Setelah S meninggal, kemudian dua hari selanjutnya istrinya,” kata Zahruddin, Senin (15/6/2020).

Lanjut Zahruddin, kemudian pada 14 Juni 2020 anak Almarhuma yaitu dengan insial D juga meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19. D merupakan petugas medis di Puskesmas Tambelangan.

“D diketahui terpapar Covid-19 setelah melakukan pemeriksaan secara mandiri bersama istrinya, inisial E di salah satu Rumah Sakit Kabupaten Pamekasan,” jelasnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang Agus Mulyadi saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya tersebut. Dugaan sementara kasus ini dimungkinkan berawal dari sang orang tua.

“Rumah orang tua dan anak ini berdampingan yaitu di wilayah Kecamatan Kedungdung,” ucap Agus Mulyadi.

Untuk istri dari D sekarang perawatannya dipindah ke rumah sakit di Surabaya dari sebelumnya menjalani isolasi mandiri di RSUD dr. Mohammad Zyn.

Pihaknya mengimbau, masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Mewakili Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang pihaknya mengaku turut berduka atas meninggalnya tenaga kesehatan di tengah bertugas melawan virus Corona.

“Mereka adalah pahlawan kesehatan, kami semua ikut berduka atas kepergiannya. Untuk masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat dan selalu menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (Yd/Hem/Fa)