FKUB Jatim Ingatkan Tidak Boleh Ada Isu SARA di Pilbup Sumenep

  • Whatsapp
Wakil Ketua FKUB Provinsi Jawa Timur, Nadjib Hamid.

Sumenep, portalpublik.id – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kabupaten Sumenep tahun 2020 mendapatkan perhatian dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jawa Timur berkaitan dengan upaya menciptakan pesta demokrasi damai.

“Bagaimana saat Pilkada Sumenep kerukunan umat beragama harus terjaga. Tidak boleh ada isu SARA,” kata Wakil Ketua FKUB Provinsi Jawa Timur, Nadjib Hamid, Jumat (4/9/2020).

Read More

Ia mengatakan, pelaksanaan Pilkada harus berjalan lancar, aman dan damai. Sehingga semua masyarakat harus terlibat dalam menjaganya. Disebutkan, isu SARA menjadi perhatian karena kerap muncul saat Pemilu dan itu tidak boleh terjadi pada Pilbup tahun ini.

“Kita harus senantiasa mengawal pelaksanaannya supaya tidak ada kontestan membawa isu SARA, demi menjaga kerukunan umat beragama termasuk di Kabupaten Sumenep,” tegas Nadjib Hamid.

Sementara Bupati Kabupaten Sumenep Busyro Karim menyambut baik dukungan moral dari FKUB Provinsi Jawa Timur untuk ikut menciptakan Pilbup kondusif.

“Ini adalah dukungan moral dari FKUB Jawa Timur agar Pilkada Kabupaten Sumenep kondusif dan tidak ada masalah dari sisi apapun,” ucap Busyro Karim.

Bupati Kabupaten Sumenep dua periode ini menerangkan, selain Pemerintah dan Pelaksana Pilbup, masyarakat penting untuk ikut serta mengawal dan mengawasi berjalannya pesta demokrasi.

Sesuai jadwal, Pilbup Kabupaten Sumenep akan digelar 9 Desember 2020. Saat ini tahapan masih memasuki proses pendaftaran dari pasangan calon yang dibuka oleh KPU sejak tanggal 4 hingga 6 September. Untuk masa kampanye sendiri dimulai 26 September 2020. (Yd/Hem/Fa)