Ini Upaya Kabupaten Sumenep Pertahankan Zona Hijau Covid-19

  • Whatsapp
Pemeriksaan dan Penyemprotan disinfektan warga yang datang di jalur masuk Sumenep.

Sumenep, portalpublik.id – Meski sejauh ini belum ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun terkonfirmasi positif Corona, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur memperketat pengawasan mobilitas masyarakat.

Langkah tersebut sebagai upaya mempertahankan Kabupaten Sumenep tetap pada zona hijau Covid-19.

Read More

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Edy Rasiadi menyebutkan Pemerintah Daerah telah mendirikan posko di jalur masuk Sumenep. Dengan fungsi memeriksa kesehatan setiap warga yang datang.

” Sejak satu minggu terakhir kita sudah mendirikan posko pada sejumlah titik masuk Kabupaten Sumenep. Nanti setiap yang datang diperiksa dan disemprot disinfektan ” kata Edy Rasiadi, Jumat (3/4/2020).

Selain di akses masuk Kabupaten Sumenep pengawasan serupa juga dimaksimalkan pada kawasan pelabuhan. Termasuk segera dilakukannya penyaluran bantuan bilik disinfektan.

” Pelabuhan juga lakukan penyemperotan termasuk di kapalnya. Sekarang kita lagi mempersiapkan menyalurkan bantuan bilik disinfektan untuk pelabuhan-pelabuhan di kepulauan. Karena pemudik yang datang tidak hanya dari wilayah daratan ” lanjut Edy Rasiadi.

Disisi lain Ketua DPRD Kabupaten Sumenep Hamid Ali Munir menilai, upaya menjaha status zona hijau untuk Sumenep memerlukan keterlibatan semua pihak.

Masyarakat harus menaati setiap kebijakan Pemerintah berkaitan dengan pencegahan. Paling penting warga yang datang merantau untuk melakukan isolasi mandiri.

” Kalau mau tetap pada zona hijau semua harus terkibat dalam pencegahan. Karena kita tau penyakit ini tidak tiba-tiba datang namun ada yang membawa melalui penularan ” kata Hamid Ali Munir.

Disamping memperketat pada akses masuk, sejak pertengahan Maret 2020 juga diberlakukan larangan terhadap setiap aktivitas yang mengumpulkan massa, (Yd/Hem/Fa).