Kasus Aktif Covid-19 Jatim Terendah dari Tiga Provinsi

  • Whatsapp
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sumenep.

Sumenep, portalpublik.id – Operasi yustisi yang digelar sejak pertengahan September 2020 berdampak positif dalam menekan angka kasus aktif Covid-19 di Jawa Timur. Hal ini diungkapkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sumenep.

Ia mengungkapkan, jika dibandingan dengan Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat dan DKI Jakarta, angka kasus aktif Covid-19 di Jawa Timur menjadi yang terendah.

Bacaan Lainnya

“Ada penurunan yang sangat signifikan dari kasus aktif di Jawa Timur dalam 14 hari terakhir sejak awal operasi yustisi. Maka jawa Timur paling rendah,” kata Khofifah Indar Parawansa, Selasa (29/9/2020).

Dijelaskan, penurunan angka kasus aktif Covid-19 ini menjadi perekat bagi semua bahwa kolaborasi yang dilakukan dengan berbagai pihak membuahkan hasil.

“Dengan berbagai macam kolaborasi yang sudah dilakukan luar biasa, ada Jaksa, Hakim, Polri dan TNI ternyata menurunkan kasus aktif positif Covid-19,” sebutnya.

Lanjut Khofifah, untuk rate of transmission atau tingkat penularan Covid-19 di Jawa Timur sekarang juga menjadi yang terendah se-Indonesia. Meski begitu pihaknya tetap menekankan bahwan masyarakat tetap taat protokol kesehatan.

“Hari ini saya lihat penularan Covid-19 di Jawa Timur terendah se-Indonesia. Tapi kita harus tetap harus pakai masker,” ungkap Khofifah.

Khofifah mengingatkan, meski ada arah lebih baik dalam pengendalian Covid-19 di Jawa Timur namun masyarakat harus tetap patuh protokol kesehatan, (Yd/Hem/Fa).