Kasus Pungli Bantuan Pugar Mandek Di Kejaksaan Sumenep, Pelapor Tuntut Keadilan

  • Whatsapp
Sarkawi, Ketua LSM Gerindo Mendampingi Sucipto Salah-seorang Ketua Kelompok Tani Garam, saat Mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep.

Sumenep (9/4/2020) Portalpublik.id – Kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar Bantuan program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (Pugar) bagi petani garam di Desa Kartasada, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur hingga kini belum ada titik terang.

Sarkawi, Ketua LSM Gerindo, Kamis siang (09/04/2020) mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep, mempertanyakan laporannya tertanggal 15 Oktober 2018 silam. Dalam laporannya LSM Gerindo menemukan penyimpangan, yaitu pemotongan Bantuan Program Pugar Tahun 2011 hingga Tahun 2013.

Read More

” kami pendampingi petani garam Desa Kartasada yang merasa tidak puas dengan adanya kasus yang sudah dilaporkan ke Kejati namun sudah diserahkan penyeledikannya ke Kejari Sumenep ” kata Sarkawi.

Menurut Sarkawi, setelah dilakukan penyeledikan, Kejaksaan Negeri Sumenep melakukan pemeriksaan terhadap tiga kelompok namun dua orang tidak tidak hadir.

” pada tanggal 29 Juli 2019 para Ketua kelompok dipanggil, 6 orang yang hadir 2 orang tidak tidak hadir. Pada tanggal 28 Agustus 2019 kembali di lakukan pemanggilan terhadap 12 orang namun hanya 10 orang yang hadir ” jelas Sarkawi.

” Kedatangan kami ini, ingin mengklarifikasi, sejauh mana perkembangannya. Tapi tadi hanya di temui staf, dia menyampaikan kasus ini sudah diperiksa, namun kami minta salinan BAPnya tidak diberikan, sampai saat ini pelapor tidak punya ” tambahnya.

Sarkawi berharap, kasus ini bisa cepat selesai dan pihak kejakaan serius menangani kasus dugaan korupsi ini.

” harapan saya kasus ini harus segera tuntas, karena kejaksaan sudah punya alat bukti yang cukup ” pungkasnya, (Wd/Hem/Fa).