Komad Nilai Bea Cukai Madura Tak Serius Tindak Pelaku Rokok Ilegal

  • Whatsapp
Komunitas Monitoring dan Advokasi (Komad) saat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bea Cukai Madura.

Pamekasan, portalpublik.id – Komunitas Monitoring dan Advokasi (Komad) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bea Cukai Madura. Mereka menuntut agar pelaku rokok ilegal diproses secara hukum.

Koordinator aksi Hasib Mawardi menyatakan, Bea Cukai tidak pernah menangkap tersangka dalam kasus penyitaan rokok bodong. Sehingga ia menilai Bea Cukai ikut berperan dalam peredaran rokok ilegal di Pamekasan.

“Mereka (Pegawai Bea Cukai Madura) saat kami tanya perihal itu tidak bisa jawab. Siapa dan berapa tersangkanya dari sekian juta batang rokok ilegal yang disita itu kok hanya menetapkan dua tersangka saja,” kata Hasib Mawardi dalam orasinya di depan kantor Bea Cukai Madura, Jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Pamekasan, Kamis (4/3/2021).

Menurut aktivis yang akrab disapa Hasib ini, tidak mungkin dari sekian juta batang rokok ilegal yang disita oleh Bea Cukai Madura, hanya menetapkan dua tersangka saja.

“Dibalik maraknya rokok ilegal, Bea Cukai tutup mata. Padahal barang bukti yang disita cukup banyak, namun pelakunya tidak ditindak,” tegasnya.

Saat menemui massa, perwakilan Bea Cukai Madura, Zainul menjelaskan, Bea Cukai sudah melakukan penindakan terhadap maraknya rokok ilegal di Madura. Namun kewalahan untuk menertibkan seluruh pabrik rokok ilegal karena jumlah petugas yang terbatas.

“Pegawai kami hanya 45 orang. Sementara yang mau diawasi se-Madura. Kami kewalahan,” ucap Zainul kepada pendemo.

Usai aksi demo, pihak Bea Cukai Madura enggan memberikan keterangan lebih lanjut kepada awak media. Bahkan pihak keamanan Bea Cukai melarang awak media yang hendak melakukan konfirmasi. (My/Efita)