LPSE Pamekasan Belum Terima Lelang Pengadaan Alokasi DBHCHT 2021

  • Whatsapp
Kepala Bagian LPSE Pamekasan, Mohammad Fauzi

Pamekasan, portalpublik.id – Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur yang tengah bergulir pada tahun ini menyentuh banyak aspek. Salah satunya pada pembangunan atau pengadaan yang diwajibkan dengan tender atau lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Kepala Bagian LPSE Kabupaten Pamekasan, Mohammad Fauzi mengatakan, proses lelang atau tender semua pengadaan dalam jumlah tertentu memang harus melalui instansinya.

Bacaan Lainnya

Sebelum tahap lelang semua dinas penerima manfaat tersebut harus menyiapkan berkas maupun dokumen perencanaan, kemudian diajukan untuk memenuhi kewajiban lelang terbuka elektronik.

“Begitu juga dalam proses pengadaan dari alokasi anggaran DBHCHT ini sekalipun sesuai aturan pemerintah. Meski diperoleh dari alokasi dana hibah yang diperuntukkan untuk berbagai kegiatan kesejahteraan dan kemajuan Kabupaten Pamekasan,” kata Mohammad Fauzi, Senin (30/8/2021).

Lanjut Mohammad Fauzi, sampai sekarang belum ada program serupa yang masuk di instansinya untuk kemudian ditelaah oleh Pokja khusus dan dijadwalkan untuk pengumuman lelang terbuka secara elektronik.

“Hingga kini belum ada permintaan dan berkas yang masuk LPSE untuk dilakukan lelang pengadaan,” ungkapnya.

Dijelaskan, untuk program prioritas pemerintah kabupaten dan kegiatan lainnya yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sudah ada yang selesai lelang. Begitu juga dengan beberapa kegiatan pengadaan yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) yang juga berasal dari pemerintah pusat juga sudah berjalan proses lelangnya.

“Kami sudah siapkan berbagai sistem informasi untuk melakukan lelang elektronik itu. Tinggal tunggu berkas dari dinas terkait dan dibahas di Pokja secara teknis,” jelas Mohammad Fauzi.

Mohammad Fauzi menjamin keinerja LPSE dilakukan sesuai aturan dan transparan karena apa yang dilakukan harus secara profesional dalam menjalankan fungsi serta tugas pengadaan elektronik tersebut. Artinya tidak akan ada celah bagi pihak-pihak yang ingin mencampuri proses lelang yang memang harus profesional dan terbuka demi pembangunan yang baik.

“Khususnya bagi program prioritas Pemerintah Kabupaten Pamekasan yang telah ditekankan oleh Bupati Baddrut Tamam agar segera digelar,” ujar Mohammad Fauzi. (Adv/Efita/Yd)