Meski Pandemi Wisata Madura Aman Dikunjungi

  • Whatsapp
GenPI (Generasi Pesona Indonesia) Madura saat menggelar Seminar dan diskusi dengan tema "Wisata Melalui Daya Tarik Atraksi Budaya Keris dan Batik di Wilayah pulau Madura"

Sumenep, portalpublik.id – Untuk mendukung sektor pariwisata di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), para pelaku pariwisata di Madura Jawa Timur, melalui GenPI (Generasi Pesona Indonesia) Madura menggelar Seminar dan diskusi dengan tema “Wisata Melalui Daya Tarik Atraksi Budaya Keris dan Batik di Wilayah pulau Madura” sekaligus Sosialisasi Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE).

Acara tersebut terselenggara kerjasama antara Kemenparekraf dan GenPI Madura, bertempat di Goa Soekarno Sumenep, dengan menerapkan protokol kesehatan, Kamis (01/04).

Bacaan Lainnya

” Melalui Kegiatan Sosialisasi Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) ini, Masyarakat jangan lagi takut berwisata. Madura saat ini, dinyatakan sebagai salah-satu Daerah di Indonesia yang aman untuk dikunjungi wisatawan domestik dan tentunya harus menerapkan protokol kesehatan ” Kata Syaiful Anwar, Ketua GenPI Madura, saat memberikan sambutan.

Menurut Anwar, Madura mempunyai daya tarik tersendiri, tidak hanya destinasi wisata alam atau buatan, tetapi Madura memiliki Budaya unik dan kuliner khas.

“Program CHSE ini, tetap berpedoman pada Sapta Pesona Pariwisata Indonesia, dimana simulasi CHSE untuk penerapan even-even yang fokus pada promosi pariwisata saat ini. Semoga, melalui kegiatan sosialisasi CHSE ini, dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Madura.” pungkasnya.

Puluhan pelaku pariwisata hadir dalam kegiatan ini, sebelum seminar dimulai, para peserta seminar disuguhi pertunjukan tari Topeng dan Muang Sangkal. Selain itu, para peserta seminar maupun para pengunjung Goa Soekarno dapat menikmati pameran keris dan pameran batik tematik DK Batik Sumenep, (Yd/Hem/Fa).