Metode Pembelajaran Luring Jadi Solusi Atasi Kejenuhan Siswa

  • Whatsapp
Siswa Kelas III, SDN Pangarangan III saat melaksanakan pembelajaran dengan sistem Luring

Sumenep, portalpublik.id – Pembelajaran dengan sistem luar jaringan (Luring) ditengah pandemi virus corona mulai diterapkan sejumlah guru di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Seperti yang dilaksanakan tenaga pendidik kelas III SD Negeri Pangarangan III. Para guru menerapkan sistem luring untuk mengatasi kejenuhan siswa karena terlalu lama belajar jarak jauh.

Read More

Salah seorang guru Arif Wildan Jufri mengatakan, pembelajaran secara luring dilakukan setelah evaluasi terhadap sistem daring.

“Kita pernah melakukan daring dan hasil evaluasi banyak wali siswa menginginkan tatap muka,” kata Arif Wildan Jufri disela-sela kegiatan belajar mengajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK) di area GOR A. Yani, Rabu (19/8/2020).

Dijelaskan, sistem luring khususnya pada mata pelajaran PJOK sangat dibutuhkan, sebab 80 persen pemberian materi berupa gerak fisik. Sehingga jika menggunakan daring siswa kerap mengelami kendala.

“Kita paling banyak gerak fisik. Saat saya gunakan secara daring siswa sulit untuk menerapkan,” paparnya.

Ditempat yang sama wali siswa, Isyuana mengaku sistem luring lebih efektif dibandingkan melalui pembelajaran jarak jauh. Tidak jarang anaknya kerap tidak fokus saat pelajaran dengan daring.

“Apalagi medianya handphone anak-anak tidak fokus. Kalau orang tua dirumah bisa diawasi tapi kalau semuanya bekerja ini yang menjadi persoalan,” ucap Isyuana.

Dalam pembelajaran secara luring, belasan siswa yang hadir diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan.

Sebagai penerapan protokol kesehatan, siswa dibuat dua kelompok agar ada jarak fisik saat menerima materi pelajaran, (Yd/Hem/Fa).