Pamekasan Dinobatkan Kabupaten Layak Anak

  • Whatsapp
Bupati Baddrut Tamam (kiri) didampingi pejabat teras Pemkab Pamekasan saat menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak 2021.

Pamekasan, portalpublik.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur kembali mendulang prestasi. Kali ini kabupaten berjulik Bumi Gerbang Salam ini mendapat penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenpppa) RI sebagai Kabupaten Layak Anak tahun 2021.

Penerimaan capaian sebagai Kabupaten Layak Anak 2021 dilakukan secara daring oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan bertempat di Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati Pamekasan, Jumat (30/7/2021).

Bacaan Lainnya

Penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak ini merupakan yang kedua kalinya diraih oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam kategori pratama. Penghargaan pertama didapat Bumi Gerbang Salam pada tahun 2019 dan kemudian untuk yang kedua pada tahun 2021 ini.

“Ini artinya bahwa kota layak anak ini seluruh fasilitas umum maupun di tempat-tempat tertentu bisa diakses oleh anak-anak. Baik tempat mainan, tempat baca dan lain-lain,” ujar Bupati Kabupaten Pamekasan, Baddrut Tamam.

Pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan agar capaian sebagai Kabupaten Layak Anak bisa meningkat dari kategori pratama menjadi madya pada tahun berikutnya. Tentunya, pola peningkatan kategori ini harus dilengkapi dengan fasilitas anak yang lebih memadai nantinya.

“Tapi sebenarnya skor kita sangat tinggi, tetapi karena tim verval (verifikasi dan validasi) itu tidak turun ke Pamekasan dan Sumenep, mereka hanya turun ke Bangkalan dan Sampang. Karena tim itu terpapar Covid-19, sehingga untuk Pamekasan dan Sumenep tidak dilakukan, hanya verifikasi daring” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan Pamekasan, Totok Hartono mengungkapkan, ada beberapa hak anak yang bisa dipenuhi oleh Pemerintah Daerah. Sehingga akhirnya bisa mendapat penghargaan terbaik lagi dari Pemerintah Pusat. Diantaranya seperti hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif. Juga dalam pemenuhan hak-hak anak atas kesehatan dan kesejahteraan.

“Kemudian pemenuhan hak anak atas pendidikan kreatifitas dan budaya, dan perlindungan khusus. Jadi, ada sekolah ramah anak, kelurahan ramah anak, puskesmas ramah anak, sehingga mudah-mudahan tahun depan kita bisa naik peringkat,” ujar Totok Hartono.

Menurutnya, upaya meningkatkan kategori Kabupaten Layak Anak itu tidak hanya menjadi tugas satu organisasi perangkat daerah (OPD) saja. Justru bisa dengan kerja sama semua OPD untuk memenuhi kebutuhan hak anak tersebut.

Dalam penerimaan predikat Pamekasan sebagai Kabupaten Layak Anak 2021, juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Pendudukan Keluarga Berencana (DP3APPKB), Dra. Yudistinah, Kepala Bappeda, Taufikurrahman, dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Achmad Marzuki.

Selain itu, juga hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Akhmad Zaini, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Achmad Faisol, Kepala Inspektorak, Mohammad Alwi. Serta beberapa pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan. (Adv/Efita/Yd)