Pandemi Covid-19, Banyak Warga Sumenep Kembali ke Jakarta

  • Whatsapp
Terminal Arya Wiraraja Kabupaten Sumenep

Sumenep, portalpublik.id – Pasca diberlakukannya fase pertama tatanan kehidupan baru, Terminal Arya Wiraraja Kabupaten Sumenep mulai ramai dengan aktivitas calon penumpang bus antar kota antar provinsi.

Tidak sedikit warga Kabupaten Sumenep yang mulai kembali ke tempat perantauan salah satunya tujuan Jakarta.

Read More

Seorang calon penumpang bus Hosnan mengaku akan kembali ke Jakarta untuk bekerja setelah hampir tiga bulan pulang kampung.

“Sekarang terminal sudah dibuka jadi banyak yang akan kembali ke Jakarta melalui darat. Kalau saya di Madura biasanya sebentar sekarang karena Corona saya sudah tiga bulan di Madura,” kata Hosnan, Jumat (12/6/2020).

Lanjut Hosnan, kembali ke Jakarta tidak jauh berbeda dengan calon penumpang lainnya. Sebab yang sekarang akan kembali ke tempat rantau merupakan yang sudah lama bekerja dan memiliki usaha disana.

“Kalau sekarang harga tiket mahal. Jika hari biasa itu ada yang Rp 350 ribu sampai Rp 400 ribu, sekarang Rp 800 ribu,” ungkapnya.

Sementara Petugas Terminal Arya Wiraraja Sumenep, Handoko Imam Hanafi manyatakan, meski aktivitas calon penumpang sudah terasa namun jumlahnya belum begitu signifikan.

“Sejak tanggal 8 Juni lalu sudah ada beberapa bus yang berangkat ke Jakarta. Tapi untuk per hari jumlah penumpang belum begitu banyak. Aktivitas penumpang ini terjadi setelah diberlakukannya fase pertama new normal kan new normal ada beberapa fase,” jelas Handoko.

Sebagai bagian memutus mata rantai penyebaran virus Corona penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan. Selain setiap penumpang harus melalui pemeriksaan kesehatan juga diberlakukan pembatasan penumpang maksimal 50 persen.

“Kita berlakukan protokol kesehatan sesuai dengan surat edaran yang terbaru. Jadi penumpang harus menjalani pemeriksaan oleh petugas. Kalau sejak tanggal 8 Juni jumlah penumpang yang ke Jakarta itu mencapai 150an orang,” pungkasnya.

Jika aktivitas calon penumpang bus antar kota antar provinsi mulai ramai, kondisi serupa belum terjadi bagi bus antar kota dalam provinsi.

Untuk bus yang hanya melayani rute wilayah Provinsi Jawa Timur tersebut terpantau masih lengang dari calon penumpang. (Yd/Hem/Fa)