Panwascam Talango Tuding KPU Tidak Profesional

  • Whatsapp
Panwascam Kecamatan Talango

Sumenep, Portalpublik.id – Polemik Penentapan Data Pemilih Sementara (DPS) yang dilakukan KPU Sumenep, Jawa Timur, pada Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) Senin (14/9/20) kemarin, mendapat keritikan.

Keritik pedas terhadap KPU Sumenep, disampaikan Angga Kurniawan, Ketua Panwascam Kecamatan Talango yang menyebutkan terjadinya perubahan data antara hasil rapat pleno PPK dengan rapat pleno di KPU.

Read More

“Itu terjadi karena KPU Sumenep dan jajaran PPK hingga PPS tidak profesional, dalam melaksanakan pencoklitan. Sehingga banyak terjadi perbedaan data.” Ujar Angga, Rabu, (16/09/2020).

Menurutnya, hal ini bisa dilihat dari kinerja penyelenggara pencoklitan, imana dalam data AK KWK dan DPHP tidak sinkron. Padahal data tersebut dijadikan dasar atau acuan rapat pleno oleh KPU Sumenep.

“Disadari atau tidak, perbedaan itu dikarenakan PPK tidak bekerja dengan baik khususnya dalam pencoklitan. Hal itu dibuktikan dengan walk outnya seluruh komisioner Bawaslu Sumenep karena dianggap tidak melaksanakan hasil saran perbaikan yang diinginkan oleh Bawaslu, itu membutktikan bahwa trasnparansi dan profesionalitas KPU hari ini sangat minim.” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Rofiki Tanzil, Komisioner KPU Sumenep mengaku tidak bisa berbuat banyak, namun menurutnya, tahapan Pilkada Sumenep tetap berjalan sesuai dengan yang dijadwalkan.

” Tahapan tetap jalan, ya mau bagaimana lagi, Bawaslu sudah walk out ” kata Tanzil saat dihubungi lewat telepon, (Hem/Fa).