Paslon 1 dan 2 Pilkada Sumenep Saling Klaim Unggul, Ini Tanggapan KPU Jatim

  • Whatsapp
Komisioner KPU Jawa Timur, Miftahur Rozaq

Sumenep, portalpublik.id – Pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Kabupaten Sumenep yang diwarnai saling klaim unggul suara versi hitung cepat mendapatkan tanggapan dari KPU Provinsi Jawa Timur.

Komisioner KPU Jawa Timur, Miftahur Rozaq mengaku menghormati apa yang dilakukan masing-masing paslon berkaitan dengan hasil rekapitulasi secara internal.

Bacaan Lainnya

“Kami pada dasarnya tetap menghormati apa yang menjadi pernyataan atau klaim dari masing-masing internel tim sukses dari hasil rekapitulasi dari mereka,” kata Miftahur Rozaq, Jumat (11/12/2020).

Miftahur Rozaq menilai adanya saling klaim unggul suara oleh paslon Pilbup Kabupaten Sumenep merupakan hal biasa terjadi karena kedua belah pihak memiliki saksi pada setiap PTS.

“Saling klaim dari masing-masing pasangan calon karena mereka memiliki saksi di masing-masing TPS kalau di Sumenep itu ada sekitar 2.500 TPS,” jelasnya.

Meski ada saling klaim dari kedua paslon, namun Miftahur Rozaq tetap mengimbau masyarakat bahwa hasil resmi rekapitulasi resmi tetap yang dilakukan KPU secara manual.

Sekarang proses rekapitulasi masih dilakukan sesuai tahapan. Rekapitulasi manual dari tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten sesuai jadwal terakhir tanggal 17 Desember 2020.

Ia mengajak semu pihak untuk menunggu setiap tahapan dari KPU. Sebab pada dasarnya Pilkada ini merupakan bagian dari upaya untuk menentukan pemimpin versi masyarakat pemilih.

“Pemilu ini adalah bagian dari proses yang harus dilalui, dihormati dan siapa yang terpilih kita harus saling menghargai,” tandasnya, (Yd/Hem/Fa).