Pemkab Pamekasan Biayai Kuliah Kedokteran 4 Warga Tidak Mampu

  • Whatsapp
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam

Pamekasan, portalpublik.id – Program pemberian beasiswa bagi mahasiswa kedokteran dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur terealisasi. Tujuan program ini dikhususkan kepada mahasiswa tidak mampu untuk menyetarakan hak pendidikan yang layak makin terbukti.

Pada tahun 2021 ini, Bupati Kabupaten Pamekasan, Baddrut Tamam telah menargetkan 20 mahasiswa asal Pamekasan bisa lulus kuliah jurusan kedokteran. Terutama yang akan berkuliah di Universitas Airlangga atau Unair Surabaya.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan, Akhmad Zaini mengatakan, sudah ada empat orang yang berhasil menjadi penerima beasiswa jurusan kedokteran tersebut. Tentunya setelah melalui seleksi cukup ketat di Unair Surabaya sebagai perguruan tinggi unggulan yang sudah menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

Empat calon mahasiswa kedokteran tersebut masing-masing berasal dari beberapa kecamatan di Bumi Gerbang Salam. Diantaranya dari Kecamatan Proppo, Kecamatan Larangan dan juga Kecamatan Tlanakan yang semuanya sesuai kriteria Pemerintah Daerah.

“Pengumumannya sudah selesai, tidak mungkin ada tambahan lagi. Yang empat orang itu, ada yang dari Kecamatan Proppo, Tlanakan dan Larangan,” ucap Akhmad Zaini, Kamis (15/7/2021).

Ditambahkan, penerima beasiswa itu merupakan remaja terbaik calon dokter untuk Kabupaten Pamekasan. Bahkan nantinya diharapkan bisa punya semangat mengabdi untuk kepentingan dan kesejahteraan segenap masyarakat Pamekasan.

“Mereka kader terbaik calon dokter yang berasal dari daerah untuk mengabdi ke daerah sendiri. Semoga di Pamekasan akan banyak dokter yang berasal dari penduduk setempat,” imbuhnya.

Akhmad Zaini juga menegaskan, kedepan akan menargetkan satu desa di daerahnya terdapat satu dokter yang bisa melayani masyarakat. Sehingga pelayanan kesehatan bisa maksimal sesuai harapan berbagai pihak dalam menguatkan kesehatan warga di pelosok.

“Tergetnya setiap kecamatan dan desa satu dokter. Harapannya layanan kesehatan semakin baik. Ini semua tentu untuk masyarakat Pamekasan,” harap Akhmad Zaini.(Adv/Efita/Yd)