Pemkab Pamekasan dan Bea Cukai Madura Sosialisasi Rokok Ilegal di Tingkat Desa

  • Whatsapp
Sosialisasi rokok ilegal di Pamekasan

Pamekasan, portalpublik.id – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa (DPMD) bersama Bea Cukai Madura dan Kabag Prekonomian melakukan sosialisasi rokok ilegal dan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 202.

Kegiatan edukasi ini dilakukan di Balai Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar, dengan di hadiri oleh sejumlah perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Dalam acara sosialiasi pemahaman tentang rokok ilegal dan pemanfaatan DBHCHT itu, juga hadir Kabag Perekonomian, Sri Puji Astutik, Disperindag dan Jajaran Forkopimka Kecamatan Batumarmar.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ach Faisol menyampaikan, Kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk mengidukasi masyarakat tentang rokok ilegal dan pemanfaatan DBHCT bagi kesejahteraan masyarakat Pamekasan.

“Kami pihak DPMD melakukan sosialisasi cukai terkait rokok ilegal dan pemanfaatan DBHCHT kepada sejumlah warga yang teediri dari perangkat desa dan tokoh masyarakat di 7 Desa di Kecamatan Batu Marmar,” kata Ach Faisol, Senin (6/9/2021).

Menurutnya, kegiatan ini akan terus dilakukan selam 18 hari di 13 kecamatan yang tersebar di wilayah Pamekasan.

“Kegiatan ini terjadwal dari sekarang hingga 18 hari kedepan, kami memberikan pemahaman terhadap masyarakat tentang rokom ilegal,” imbuhnya.

Sementara, Humas Bea Cukai Madura, Tesar Pratama menerangkan, Sosialiasi Cukai ini awal di Desa Blaban. Kami dari Bea Cukai Madura bersama bebwrapa instansi terkait malakukan edukasi dan memberikan pemahaman tentang rokok ilegal dan legal serta pemanfaatan DBHCT yang diperuntuhkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Edukasi hang diikuti sejumlah warga ini sangat responsif. Kami memberikan pemahaman membedakan rokok ilegal dan legal. Kami juga disini meberikan pengetahui cara bedakan rokok ilegal dan legao dari pitanya hingga beberapa ditel bentuk yang ada di bungkusnya, agar masyarakat mengeti dan tau rokok itu ilegal atau legal,” ucap Tesar Pratama.

Lebih lanjut Tesar menyampaikan, selain sosialisasi cukai khususnya rokok ilegal, pihaknya juga memberikan sosialisasi pemanfaatan DBHCHT yang nantinya untuk kesejahteraan masyarakat. (Adv/Efita/Yd)