Pemkab Pamekasan Sediakan 4 Miliar Rupiah Bagi Ratusan Warga Lanjut Usia

  • Whatsapp
Bupati Kabupaten Pamekasan, H. Baddrut Tamam, S. Psi

Pamekasan, portalpublik.id – Pemerintah Kabupaten Pamekasan Jawa Timur, mengalokasikan anggaran sebesar 4 Miliar Rupiah untuk 400 warga Lanjut Usia (Lansia).

Anggaran itu bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBBD) 2021 untuk 13 Kecamatan se Kabupaten Pamekasan.

Bacaan Lainnya

Secara teknis dana itu diperuntukkan berupa jatah makan 2 kali sehari serta pemeriksaan kesehatan secara berkala bagi Lansia yang terdaftar sebagai penerima manfaat .

Adapun besaran jatah untuk sekali makan sebesar Rp.15.000 termasuk transport hingga sampai ketempat penerima manfaat.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, pemberian bantuan bagi lansia tersebut, sebagai wujud hadirnya Pemerintah ditengah-tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan kesejahteraan sosial bagi lansia terutama dalam pemenuhan makanan bergizi.

“Pemerintah harus hadir dalam semua sektor elemen masyarakat yang membutuhkan layanan, hari ini kita berdiskusi dalam merancang dan merumuskan beberapa program utama yang akan kita garap di tahun 2021, di bidang layanan perlindungan dan pemberian tambahan makanan dan kesehatan untuk lansia” Katanya.

Menurut Bupati Pamekasan, pemberian bantuan ini hanya diperuntukkan bagi orang yang tidak mampu yang masuk dalam katagori lansia sehingga harapan dan kesehatan hidupnya semakin bagus.

Sementara usulan yang masuk dari beberapa Desa pada setiap kecamatan hingga saat ini ada sekitar 4.000 lebih lansia yang diusulkan untuk mendapatkan bansos tersebut.

“Tapi karena program ini merupakan program baru bagi Kabupaten Pamekasan, sehingga kita perlu mematangkan program ini termasuk konsep, alur, manajemen dan hal-hal yang paling teknis lainnya” kata Baddrut Tamam.

Rencananya program bantuan ini akan direalisasikan pada bulan Februari dan paling lambat bulan Maret.

Sementara dalam pendistribusiannya, pemerintah berencana dengan sistim swakelola dengan Pihak Ketiga melalui Memorandum of Understanding (MoU) pada setiap kecamatan.

Adapun kriteria penerima bantuan sosial ini, diantaranya adapah lansia berumur minimal 60 tahun, tinggal sendirian, dari keluarga tidak mampu atau prasejahtera atau warga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar terutama kebutuhan pangan, dan yang terakhir penerima harus mendapat rekomendasi dari Pemerintah Desa, (Adv Efita/Red).