Pemkab Pamekasan Siapkan Bantaun Alat bagi Peserta WUB

  • Whatsapp
Peserta wirausaha baru (WUB) Pamekasan

Pamekasan, portalpublik.id – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur akan memberikan bantuan alat bagi peserta wirausaha baru (WUB) sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah membantu kelancaran usahanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pamekasan, Abdul Fata menjelaskan, sebelum memberikan bantuan alat, pihaknya terlebih dahulu melihat perkembangan usaha para peserta WUB setelah mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terladu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker).

Bacaan Lainnya

“Apakah benar-benar membutuhkan bantuan alat atau tidak. Atau coba para peserta WUB itu komunikasi dengan para pendamping di setiap kecamatan. Nanti pendamping yang akan mengkomunikasikan dengan OPD (organisasi perangkat daerah) atau langsung kepada perusahaan,” ucap Abdul Fata, Selasa (7/9/2021).

Lanjut Abdul Fata, peserta WUB yang selama ini mendapatkan bantuan alat melalui dua cara, pertama mengajukan proposal bantuan kepada OPD, kedua melalui proses identifikasi langsung sejak mengikuti pelatihan WUB.

“Misalnya pelatihan jahit, itu diidentifikasi oleh teman-teman pendamping. Dilihat di lapangan, kalau memang benar-benar membutuhkan ya diberikan, atau kita langsung yang turun ke lapangan melihat kondisi yang dibutuhkan ketika kita pembinaan,” paparnya.

Pihaknya memaparkan, WUB merupakan program prioritas Bupati Kabupaten Pamekasan, Baddrut Tamam di bidang ekonomi. Program itu memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti pelatihan sesuai yang diinginkan, setelah pelatihan selesai Pemkab Pamekasan juga memberikan bantuan modal dengan bunga nol persen.

Pemerintah daerah juga memberi bantuan alat melalui dana corporate social responsibility (CSR) bekerja sama dengan beberapa perusahaan. Bahkan, pemkab menfasilitasi pemasarannya baik online maupun offline untuk memudahkan para pelaku usaha menjual produknya.

“Sejauh ini, pelaku usaha yang berasal dari program WUB banyak mendapatkan bantuan alat. Diantaranya usaha pembuatan sepatu, usaha steak keju, usaha kripik, usaha pembuatan sarung dan lain-lain. Bantuan itu berasal dari CSR sejumlah lembaga perbankan,” kata Abdul Fata.

Masih kata Abdul Fata, Forum CSR Kabupaten Pamekasan terdiri dari beberapa lembaga perbankan, tahun ini ketuanya adalah Bank Mandiri. Sementara di jajaran eksekutif terdiri dari semua OPD yang dipimpin oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Pelaku usaha dapat mengajukan permohonan bantuan CSR tersebut kepada OPD terkait, baik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, DPMPTSP Naker, dan OPD lainnya, atau langsung kepada Bappeda Kabupaten Pamekasan. Karena semua proposal pengajuan yang masuk ke setiap OPD masih akan diajukan kepada Bappeda.

“Tetapi memang kami lebih mengutamakan yang WUB (untuk mendapatkan bantuan CSR),” pungkas Abdul Fata. (Adv/Efita/Yd)