Pemkab Sumenep Bakal Merger OPD

  • Whatsapp
Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim

Sumenep, portalpublik.id – Penggabungan atau merger sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Merger dilakukan menyesuaikan dengan perintah Pemerintah Pusat dan kondisi ini juga berlaku secara nasional.

Bacaan Lainnya

Bupati Kabupaten Sumenep Busyro Karim mengatakan, hasil pembahasan yang dilakukan jumlah OPD di daerahnya akan menjadi 24 dari sebelumnya 30 OPD.

“Perampingan saya putuskan menjadi 24 OPD dari 30 OPD. Awalnya masuk ke saya itu 26, kemudian saya jadikan 24 OPD,” kata Busyro Karim, Jumat (18/9/2020).

Diungkapkan, terdapat sejumlah OPD yang akan dilebur menjadi satu, seperti tiga Dinas PU yaitu Bina Marga, Cipta Karya dan Pengairan. Sedangkan Dinas Ketenagakerjaan dimasukkan menjadi bagian dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

“Di Kabag juga nanti ada yang hilang. Lihat saja nanti. Kalau OPD misalnya katakan PU semuanya menjadi satu,” ungkapnya.

Lanjutnya, pelaksanaan perampingan OPD bakal dilaksanakan tahun 2020 ini dan pengisian pejabat dalam perubahan dimaksud dilakukan Desember.

“Perampingan harus dilaksanakan tahun ini, bahkan nanti Desember bisa saja sudah pengisian,” ucap Busyro Karim.

Busyro Karim menjelaskan, merger dilakukan sesuai dengan aturan Pemerintah Pusat karena bersifat nasional sehingga bukan imbas dari pandemi Covid-19. Tujuan penggabungan ini tidak lain agar lebih efisien dan efektif sehingga menjadi satu pintu.

“Ini semua sesuai aturan, menyesuaikan, ini secara nasional,” pungkasnya, (Yd/Hem/Fa).