Pemkab Sumenep Sediakan Call Center Pengaduan Kedaruratan

  • Whatsapp
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi

Sumenep, portalpublik.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur resmi meluncurkan program call center 112. Pelayanan berbasis daring ini untuk mempermudah masyarakat menyampaikam keluhan atau melaporkan suatu kejadian.

Bupati Kabupaten Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan, dengan adanya terobosan dalam hal pelayanan, maka pihaknya menginginkan semua laporan yang masuk ditindaklanjuti dengan cepat.

Bacaan Lainnya

“Jadi ini bagian dari pelayanan bagi masyarakat. Kejadian kedaruratan bisa langsung dilaporkan melalui nomor 112,” kata Achmad Fauzi, Jumat (20/8/2021).

Achmad Fauzi menjelaskan, meski sudah dioperasikan namun evaluasi dan pengawasan terhadao call center 112 perlu terus dilakukan. Sehingga ada pembenahan agar kedepan lebih baik lagi.

“Saya sudah pantau dan lihat langsung operatornya di Diskominfo. Memang ini masih baru, masyarakat ada yang masih coba-coba. Kita akan terus sosialisasikan agar ini bisa benar-benar bermanfaat,” paparnya.

Sementara Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya memastikan, call center 112 merupakan pelayanan super cepat dan responsif darurat. Bahkan panggilan ini bebas biaya.

“Bebas biaya jadi bisa menggunakan handphone. Tinggal tekan 112 langsung terhubung ke pelayanan,” tegas Ferdiansyah Tetrajaya.

Agar pelayanan call center maksimal, pihaknya memberikan pelayanan selama 24 jam. Jadi setiap laporan dari masyarakat langsung direspon dan ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

“Operator dibagi menjadi tiga sif. Kita sudah siapkan personel yang selalu siap menberikan pelayanan,” ujarnya.

Call center 112 diremikam oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 76 pada 17 Agustus 2021.

Pelayanan panggilan darurat yang disediakan Pemerintah Kabupaten Sumenep ini, salah satunya meliputi layanan ambulance gawat darurat, penanganan kebakaran, kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas. (Yd/Hem)