Penyerapan Anggaran DBHCHT RSUD Waru Pamekasan Capai 51 Persen

  • Whatsapp
Direktur RSUD Waru Pamekasan, dr. Hendarto

Pamekasan, portalpublik.id – Realisasi penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waru Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur sudah mencapai 51 persen.

Direktur RSUD Waru, dr. Hendarto menyatakan, dana sebesar Rp 2 miliar yang diterima oleh pihaknya sudah digunakan sesuai dengan peruntukannya.

Bacaan Lainnya

Penggunaan dana tersebut, lanjut dr. Hendarto meliputi pembelian obat-obatan, baik obat untuk penggunaan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 maupun reguler, bahan habis pakai hingga perawatan alat-alat medis.

“Kami menerima DBHCHT senilai 2 miliar, dan informasi terakhir dari pengelola, DBHCHT untuk RSUD Waru sudah terealisasi 51 persen,” kata dr. Hendarto, Kamis (2/9/2021).

Pihaknya menerangkan, untuk sisa anggaran yang belum terpakai akan dipergunakan dengan menyesuaikan pada kebutuhan di RSUD Waru. Sebab setiap pengadaan mulai dari obat-obatan dan lainnya, sudah mengikuti regulasi dari pemerintah pusat.

Ditegaskan, dana yang diterima oleh RSUD Waru tersebut akan dimanfaatkan sebaik mungkin dengan mengutamakan kepentingan masyarakat khususnya di Kabupaten Pamekasan.

“Pengadaan obatnya itu berdasarkan kebutuhan, jadi tidak langsung dibelanjakan sekaligus dan prosedurnya harus menunggu usulan terlebih dari farmasi setempat,” ujarnya.

Dalam pemanfaatan atau penggunaan DBHCHT berpedoman pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/PMK.07/2020 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau. Dengan begitu semua prosesnya sudah berdasarkan prosedur yang belaku. (Adv/Efita/Yd)