Perketat Perbatasan, Sumenep akan Pakai GeNose Deteksi Covid-19

  • Whatsapp
Bupati Kabupaten Sumenep, Achmad Fauzi

Sumenep, portalpublik.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terus bersiap memperketat pengawasan kesehatan di jalur perbatasan.

Untuk screening virus corona terhadap setiap orang yang akan masuk wilayah Sumenep, Pemerintah Daerah berencana menggunakan GeNose.

Bacaan Lainnya

“Rencana itu masih dalam tahap rapat-rapat ya. Tentunya upaya penanganan pandemi Covid-19 tetap kita maksimalkan. Alat (GeNose) itu nanti kita gunakan,” kata Bupati Kabupaten Sumenep, Achmad Fauzi, Kamis (11/3/2021).

Menurutnya, penggunaan GeNose karena lebih efektif dan lebih cepat mengetahui seseorang terpapar virus corona atau tidak. Nantinya alat yang penggunaannya melalui sampel embusan nafas ini digunakan di pos pantau perbatasan.

“Sumenep sekarang zona kuning Covid-19, akan terus terkan penyebarannya. Mudah-mudahan menjadi zona hijau,” jelasnya.

Terpisah Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Achmad Robial mengatakan, tiga jalur perbatasan antara Sumenep-Pamekasan yang akan di tempatkan pos pantai diantaranya Kecamatan Pragaan, Guluk-Guluk dan Pasongsongan.

“Jadi setiap yang akan masuk kita periksa kesehatannya, kita nanti gunakan GeNose itu,” ucap Kompol Achmad Robial.

Untuk memaksimalkan upaya menekan laju penularan virus corona, pihaknya juga meminta masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan.

“Kalau ada yang terpapar virus corona pilihannya kembali atau dilakukan isolasi di tempat yang sudah disediakan Pemerintah Daerah,” pungkasnya. (Yd/Hem/Fa)