Rokok Asal Pamekasan Bakal Tembus Pasar Internasional

  • Whatsapp

Pamekasan, portalpublik.id  – Salah satu produk usaha warga Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur akan merambah pasar internasional dengan wilayah pemasaran Dubai.

Rokok yang direncanakan akan dipasarnya ke tingkat internasional tersebut bermerek ‘Sen’ di bawah naungan Perusahaan Rokok (PR) Ayunda di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu.

Bacaan Lainnya

Direktur PR Ayunda, Bambang Budianto mengatakan, inisiatif membangun jejaring internasional tersebut sudah diinginkan sejak lama. Hanya kesempatan untuk menemukan teman kerja yang sesuai dengan misinya baru kali ini, yakni PT Panca Tobaco Jakarta.

“Dengan PT itu kami sudah melakukan kontrak kerja. Insyaallah bulan November rokok merek ‘Sen’ sudah masuk Negara Dubai, Eropa. Teknik pemasarannya diatur PT itu, kami hanya tinggal meningkatkan produksi rokok,” ucap Bambang, Senin (4/10/2021).

Sebelum go internasional, pemasaran rokok ‘Sen’ laris kanis di wilayah Jakarta. Hal ini berdasarkan jumlah pendistribusian dan angka menikmat rokok tersebut.

“Selain di Jakarta, luas peminat rokok itu juga masuk di beberapa daerah Pulau Jawa dan target juga Malaysia juga sudah jadi target pemasaran,” ungkapnya.

Bambang menjelaskan,  pemasaran rokok tingkat internasional tersebut dirasa sudah banyak diketahui berbagai pihak. Sebab dalam kontrak pemasaran, pemerintah daerah terlibat ikut menyaksikan. Bahkan mereka mengapresiasi ide pemasaran tersebut hingga ke mancanegara.

Lanjutnya, semua perusahaan rokok yang taat aturan hukum, secara tidak langsung akan menyuplai dan memberi masukan cukai kepada pemerintah.

“Meski tidak bersentuhan langsung dengan programnya, tentu kalau perusahaan rokok yang taat aturan hukum, maka dengan sendirinya hasil cukai rokok itu masuk ke pemerintah yakni jadi DBHCHT,” paparnya.

Setelah menjadi DBHCHT kata Bambang, maka serapan penghasilan perusahaan rokok tersebut diatur pemerintah jadi dana DBHCHT yang asas kebutuhannya untuk kesejahteraan rakyat. Meski tidak kebagian langsung program DBHCHT, perusahaan rokok menjadi perantara tinggi rendahnya DBHCHT di Madura, khususnya di Pamekasan. (Adv/Efita/Yd)