Sumenep Terapkan PPKM Mikro di 37 RT

  • Whatsapp
Bupati Kabupaten Sumenep, Busyro Karim.

Sumenep, portalpublik.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mulai menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro terhadap 37 RT.

Puluhan RT yang diterapkan PPKM mikro zona kuning Covid-19 tersebar pada 26 desa di 11 kecamatan. PPKM diberlakukan hingga 22 Februari 2021.

Bacaan Lainnya

Bupati Kabupaten Sumenep, Busyro Karim mengatakan, pembatasan kegiatan masyarakat dikakukan sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Jawa Timur.

“Jadi sekarang sudah sampai tingkat RT dan RW. Tidak lagi seperti sebelumnya yang tingkat kabupaten dan kecamatan,” kata Busyro Karim, Selasa (9/2/2021).

Dengan penerapan PPKM mikro ini diharapkan dapat lebih maksimal dalam penanganan pandemi Covid-19. Karena penanganan langsung ke tingkat bawah.

Busyro Karim menyebutkan, ada ketentuan dalam penetapan zona Covid-19 di tingkat RT/RW. Zona merah jika dalam satu RT ada lebih dari 10 rumah terkonfirmasi Covid-19 selama seminggu terakhir. Zona orange sebanyak 6 hingga 10 rumah, sedangkan jika kasus terkonfirmasi Covid-19 ada 1 sampai 5 rumah masuk pada zona kuning.

“Kita menindaklanjuti instrukai Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Jawa Timur. Jadi penanganan sudah sampai tingkat RT/RW,” jelasnya.

Sementara Kapolres Sumenep, AKBP Darman mengaku mendukung PPKM berskala mikro. Karena dengan pengawasan hingga tingkat bawah makan penanganan lebih maksimal.

“Jadi di Sumenep dalam seminggu ini ada puluhan yang terkonfirmasi (Covid-19). Jadi ini perlu penanganan sesuai dengan PPKM,” ucap AKBP Darman.

Dalam penerapan PPKM berskala mikro Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Forkopimda, camat dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan rapat koordinasi.

Rapat koordinasi yang bertempat di Pendopo Agung Sumenep tersebut sebagai kesiapan dan mematangkan pelaksanaan dibawah, (Yd/Hem/Fa).