Surat Edaran Disdik Sumenep Soal Penculikan Anak, Polres Minta Klarifikasi

  • Whatsapp
Kapolres Sumenep, AKBP dedy Supriadi

Sumenep (20/2/2020) Portalpublik.id – Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, pertanyakan langkah Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang mengeluarkan Surat Edaran tentang kewaspadaan terhadap isu penculikan anak.

Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi mengatakan, Surat yang di keluarkan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep terkesan tergesa-gesa. Pasalnya surat yang berisi himbauan tersebut tanpa koordinasi dan semakin membuat cemas orang tua akan keselamatan anaknya.

Read More

” Tadi kami sudah konfirmasi ke Disdik, menanyakan apa yang melatar belakangi surat edaran itu, ternyata surat itu mengacu pada kasus penculikan di daerah lain,” ungkapnya.

Menurut Kapolres AKBP Deddy Supriadi, hingga saat ini kasus penculikan anak belum terjadi di Daerah Sumenep, justru dengan adanya Surat Edaran tersebut pihak kepolisian mendapat banyak pertanyaan dari beberapa pihak.

” Ada yang menanyakan persoalan ini ke kita, otomatis dengan adanya pertanyaan orang tua itu makin was-was, meskipun tidak meresahkan secara menyeluruh,” lanjutnya.

Kapolres Sumenep hanya meminta kepada Disdik Sumenep, untuk membuat surat supaya tidak terjadi keresahan yang meluas di tengah-tengah masyarakat.

” Saya hanya berpesan jangan meresahkan wali murid, kok sudah mengeluarkan surat himbauan, sedangkan di Sumenep belum ada kejadian,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Pindidikan (Disdik) Sumenep Carto menyanggah tidak melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian, menurutnya, dikeluarkannya Surat Edaran (SE) tersebut, pihaknya sudah melalukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

” Mereka sudah menghimbau duluan, pak Kapolres sudah memberikan warning duluan,” pungkasnya, (Wd/Rahem/Ofa).