Waspada, La Nina Ancam Sumenep

  • Whatsapp
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

Sumenep, portalpublik.id – Fenomena alam La Nina yang memicu meningkatnya curah hujan menjadi perhatian serius sebagai antisipasi timbulnya bencana alam. Dalam hal ini Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menjadi salah satu daerah yang berpotensi terdampak.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Kabupaten Sumenep, Usman Khalid mengatakan, fenomena La Nina dapat meningkatkan rata-rata akumulasi curah hujan bulanan 25 hingga 40 persen dari kondisi biasanya.

Bacaan Lainnya

“Jadi Kabupaten Sumenep salah satu daerah yang berpotensi. Jadi penting untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata Usman Khalid, Rabu (4/11/2020).

Dijelaskan, banyak dampak dari La Nina, seperti memicu terjadinya banjir, tanah longsor hingga gelombang tinggi untuk di daerah pesosor.

Lanjut Usman Khalid, La Nina sendiri bukan merupakan fenomena alam tahunan namun diakibatkan perubahan suhu permukaan laut yang lebih dingin dari biasanya.

“Jadi di Sumenep rata-rata akumulasi curah hujan bulanan sekitar 101 sampai 150 milimeter. Sehingga jika ditambah dengan peningkatan curah hujan imbas La Nina maka akan sangat besar,” ungkapnya.

Dalam kondisi ini BMKG terus menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk antisipasi. Tidak hanya itu masyarakat juga diimbau agar selalu mengikuti informasi cuaca agar ada kesiapan secara dini, (Yd/Hem/Fa).