Pilkada Sumenep, Rekom PAN Tuai Kekecewaan Kader

  • Whatsapp
Ketua DPD Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), Hairul Anwar.

Sumenep, portalpublik.id – Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi mengeluarkan Surat Rekomendasi dukungan terhadap Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Jawa Timur. Hal itu berdasarkan Surat Keputusan DPP PAN Nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/030/IV/2020 tertanggal 17 April 2020.

Rekomendasi tersebut jatuh kepada pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Fauzi – Eva, (Achmad Fauzi – Dewi Khalifah), yang diusung oleh PDI Perjuangan.

Read More

Namun siapa sangka, keputusan DPP PAN tersebut menuai pro dan kontra diinternal DPD PAN Sumenep.

Hairul Anwar, Ketua DPD Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menilai keputusan Partainya tidak sesuai hasil rapat pleno di DPD PAN yang digelar beberapa waktu lalu. sebab, dari hasil rapat sebelumnya DPD akan mengusung kader PAN sendiri untuk maju dalam kontestasi Pilkada Sumenep.

“Setelah rekom keluar, ya kami tidak kecewa. Cuma ya terkejut. Apalagi yang direkom bukan kader PAN,” kata Hairul Anwar melalui sambungan telpon, Selasa (9/6/2020).

Menurut Hairul, pada saat rapat pleno yang dihadiri oleh 47 kader PAN, semuanya mendukung dirinya untuk maju pada Pilbup Sumenep mendatang, termasuk 22 dari 27 DPC sudah menyatakan dukungan kepada Hairul Anwar.

Alasannya, karena Hairul Anwar merupakan kader Partai PAN dan memiliki kemampuan kompeten untuk diusung pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

” DPP PAN seharusnya memperhatikan kader partai selama masih ada yang berkompeten untuk didukung. Sebab, baginya partai merupakan tempat edukasi politik bagi masyarakat, salah satunya untuk membenahi tatanan kepemerintahan, bukan malah menjadi industrial politik,” tambahnya.

Hairul menjelaskan, jika dilihat dari segi popularitas dan pengalaman di pemerintahan belum sebanding dengan bakal calon yang diusung DPP PAN saat ini, namun sebagai kader partai yang telah diusung mayoritas kader dan DPC mestinya juga jadi pertimbangan.

“Kita tahu pada saat Pilpres lalu PAN dukung Prabowo-Sandi, karena itu sudah kemauan kader. Meskipun dari segi popularitas, kalah lah sama lawan saat itu. Kalau hanya patokannya popularitas, dukung saja jadi artis yang sudah dikenal banyak orang ” pungkasnya, (Wd/Hem/Fa).