Bintang Komedi Aceh, Haji Uma, Hadiri Maulid Nabi S A W Di Gampong Lhang – Setia

  • Whatsapp
Anggota DPD RI perwakilan Aceh H.Sudirman alias Haji Uma saat didampingi Keuchik Gampong lhang Barmawi Akfa dan Camat Setia Raifin, Danposmil serma Armantis, serta aparatur desa lainnya

ABDYA, Kamis (26/12/2019) portalpiblik.id -Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, H Sudirman alias H Uma hadiri Maulid Nabi Muhammad S A W dan sekaligus sebagai penceramah di
Masjid Nurul Yaqin, Gampong Lhang, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Rabu (25/12/2019).

Kepala Desa Lhang, Barmawi Akfa dalam sambutanya menyampaikan rasa terima kasih kepada anggota DPD-RI, H. Sudirman atau yang lebih dikenal dengan sebutan Haji Uma, yang telah menyempatkan hadir diacara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Lhang.

” Kedatangan bintang komedi Aceh “Eumpang Breuh” haji uma ini, selain memenuhi undangan panitia juga sebagai penceramah di malam pelaksanaan acara puncak Maulid serta dalam memenuhi kunjungan kerja sebagai tugas pengawasan dipemerintahan,” singkat Barmawi.

Sementara itu H. Sudirman alias haji uma dalam ceramahnya menyampaikan,
peringatan Maulid Nabi ini merupakan bagian muhasabah dalam mengintrospeksi diri bagi umat Islam terhadap Rasulullah sebagai contoh pemimpin teladan.

“Mulianya akhlak Rasulullah bukan hanya untuk keluarga, sahabat dan pengikutnya saja tapi Nabi Muhammad S W A juga sangat menghargai setiap orang. Maka kita selaku umat beliau wajib mengikuti dan meneladani akhlak Nabi yang juga sebagai kekasih Allah,”sebutnya.

Lebih lanjut haji uma mengingatkan, generasi sekarang harus belajar dari filosofi ikan, meski hidup di air asin namun dagingnya tak pernah asin.
Begitu pula Rasulullah, meski hidup dalam lingkungan jahiliyah namun akhlak beliau tidak jahiliyah.

“Sangat disayangkan zaman sekarang ini, masyarakat kita hidup dalam lingkungan Islami, lingkungan syariat islam, namun masih banyak memiliki akhlak jahiliyah. Maka marilah kita menjadi pribadi yang memiliki integritas dan identitas,”tuturnya.

Disamping menyampaikan ceramah akbar, haji uma selaku perwakilan rakyat di daerah tingkat Nasional ini juga menyampaikan bahwa, DPD tidak mempunyai aspirasi namun bisa membantu pemerintah dalam mendorong percepatan kemajuan daerah, lewat rekomendasi kepada Kementerian.

“Akan terbantu daerah dan kepala daerah ketika programnya diajukan ke pusat, sehingga ada pressure kekuatan dalam pengajuan itu,” kata haji uma.

Haji Uma juga menuturkan, dalam setiap dua bulan ada 15 hari kerja yang harus dikunjungi di 23 Kota/Kabupaten yang ada di Aceh, sekalian memantau perkembangan desa dalam penggunaan dana desa.

“Jadi kalau ada kendala apa di daerah bisa dikomunikasikan langsung,” demikian pungkasnya (Roby/Jezz).