Canteng Koneng, Maha Karya Batik Tulis Simbol Keragaman Madura

  • Whatsapp
Batik Tulis Canteng Koneng

Sumenep, portalpublik.id – Canteng Koneng adalah satu dari sekian banyak industri batik di Sumenep Madura.

Namun, ada yang unik dari Canteng Koneng, yaitu design atau pola dan motifnya. Yakni tegas dari sisi karakter, yang identik dengan keragaman.

Read More

Batik tulis rintisan Didik Haryanto tersebut, beralamat di Jl. Kartini Gg II No 01 Pangarangan Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Didik Cako (Canteng Koneng; red), begitu sapaan akrab Didik Haryanto, mengatakan pemberian nama Canteng Koneng sarat dengan makna filosofis.

“Canteng itu berarti alat mengambil air atau gayung, dan identik dengan tempat rejeki. Air itu tanda kehidupan. Sedangkan koneng identik dengan emas ” ujarnya.

Menurut Laki-laki asal Sumenep kelahiran 08 Februari 1981 ini, setiap titik dan goresan dalam batik, tidak akan menghasilkan karya batik yang hebat tanpa menggunakan canteng (gayung) batik. Canteng batik yang bagus terbuat dari tembaga yang warnanya kuning.

” Jika diartikan sepintas, Canteng Koneng itu adalah Gayung Eman ” Tambahnya.

Menurut Didik, Warga Madura sangat beragam, tidak hanya soal budaya, tetapi juga soal bahasa, dan untuk menyatukan itu semua salah-satunya adalah Batik.

” Canteng Koneng adalah bagian dari penegasan dan pemersatu keragaman Madura ” ungkapnya.

Canteng Koneng Didik runtis Februari 2011 silam, Canteng Koneng dengan semangat tidak sebatas bisnis, tetapi lebih kepada penegasan penyajian karakteristik batik khas sebagai identitas Madura.

“Awalnya sih dibully, karna tidak mencerminkan khas batik Sumenep, tapi sekarang malah ditiru dan dijadikan rujukan para pembatik pendatang baru lain di Sumenep,” ujarnya.

Batik hasil tangan dingin Didik inipun semakin banyak digandrungi banyak kalangan atau profesi. Mulai dari pejabat, pengusaha hingga kalangan anak muda.

” Banyak, yang mulai memakai batik produk original Canteng Koneng, rata-rata mereka mengenakan saat ke acara resepsi pernikahan dan acara resmi lainnya,” ujar Didik.

” Kami berupaya untuk membuka cabang produksi di beberapa kecamatan, sudah ada yang terbentuk, di Kecamatan Batu Putih, Rubaru, Pekandangan dan Batuan ” ujarnya.

Ke depan, Didik menargetkan untuk mencetak tenaga kerja tambahan 50 hingga 100 orang untuk rumah produksi yang baru.

“Kami juga membangun mitra rumah produksi di sekitar tempat destinasi wisata pantai Slopeng,” ujarnya

Hingga saat ini, Canteng Koneng telah melahirkan ratusan maha karya batik dengan beragam motif, mulai Naga Parjugha, Tera’ Bulan, Kuda Terbang, Tembakau, Ayam dan lainnya.

Canteng Koneng terus berinovasi untuk melahirkan batik berkarakter motif khas keragaman Madura, (Rahem/ofa).